Sekolah Relawan Muhammadiyah Karangpule Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana
Kebumen — Kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana perlu dibangun sejak dini dan berbasis komunitas. Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya Pelatihan Mitigasi Bencana di Sekolah Relawan Muhammadiyah Karangpule, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kebumen ini berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 29–30 Desember 2025. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan relawan Muhammadiyah dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Kebumen yang tergolong rawan bencana.
Pelatihan Mitigasi Bencana tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Hj. Lilis Nuryani, yang menyampaikan apresiasi atas peran aktif Muhammadiyah dalam membangun ketangguhan masyarakat berbasis relawan dan komunitas.

Peserta pelatihan yang merupakan relawan Sekolah Relawan Muhammadiyah Karangpule mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Materi pelatihan disampaikan oleh sejumlah narasumber kompeten dari berbagai instansi, antara lain BPBD Kebumen, Basarnas Cilacap, serta LRB Kebumen. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan simulasi sederhana guna memperkuat pemahaman peserta terkait praktik mitigasi bencana di lapangan.
Turut hadir sebagai narasumber, Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PDA Kebumen, Jariyah, SKM. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya relawan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, dalam upaya pengurangan risiko bencana. Menurutnya, relawan memiliki peran strategis tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam edukasi kebencanaan di tingkat keluarga dan komunitas.
Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber akademisi dari Universitas Muhammadiyah Gombong, yakni Dr. Putra Agina Widyaswara, M.Kep., serta Dr. Ike Mardiati A., M.Kep., Sp.KJ. Keduanya memberikan penguatan materi terkait aspek kesehatan dan psikososial dalam penanganan kebencanaan, yang menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan relawan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud relawan yang tangguh, sigap, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat. Para peserta diharapkan mampu menjadi agen edukasi kebencanaan di lingkungan masing-masing, sehingga risiko dan dampak bencana dapat diminimalisir secara berkelanjutan.